Guna menyukseskan kegiatan Camp Pria Bangkit, yang perhelatannya direncanakan berlangsung pada 27-30 Mei 2026 mendatang, maka kemarin 10/5/2026 bertempat di Jemaat Batu Karang Nonohonis, Klasis Soe, telah dilaksanakan kebaktian perhadapan Tim pelayanan (Timpel) yang diserahi tanggung jawab untuk mempersiapkan segala urusan tehnis berkaitan dengan suksesnya kegiatan dimaksud.
Kebaktian perhadapan yang berlangsung hikmat itu digelar dalam suasana liturgi etnis Alor Pantar, bertepatan dengan momentum bulan budaya GMIT.

Kebaktian yang dipimpin oleh Pdt. Ivonne N. A Peka. S.Si-Teol ini, mengusung tema Jalan orang benar dan jalan orang fasik dengan bacaan dari Mazmur 1:1-6.
Dalam khotbahnya, Pdt. Ivonne berpesan kepada Timpel yang diperhadapkan ; bahwa tanggung jawab Timpel adalah tugas mulia karna akan bertanggung jawab menyukseskan sebuah kegiatan untuk menjawab banyak pergumulan pria kaum Bapak selama ini, baik dalam tanggung jawab di dalam Keluarga maupun dalam komunitas dengan memedomani pesan Firman Tuhan untuk memantapkan arah hidup supaya tidak membiasakan diri berjalan menurut nasihat orang fasik, tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan tidak duduk dalam kumpulan pencemooh, tapi kesukaannya Firman Tuhan dan mau merenungkan Firman Tuhan siang dan malam.
Selanjutnya juga diharapkan bahwa kegiatan Camp yang akan dilakukan nanti benar benar dapat menolong para kaum Bapak untuk tidak saja menjadi bapak bapak yang hebat di “luar rumah” tapi sebaliknya juga menjadi bapak bapak hebat didalam keluarga.

Hadir dalam kebaktian Perhadapan tersebut, Wakil Ketua Majelis Sinode GMIT, Pdt. Saneb Blegur ; Ketua UPP Kaum Bapak Sinode, Pdt. Hery Herewilla, Ketua PKBS Sinode GMIT, Ferdi Foes, Korwil PK-Pria Kaum Bapak PGI, Robby Rawis, Ketua Majelis klasis Soe, Pdt. Ketlyn Biaf-Radja dan sejumlah Pengurus Kaum Bapak Sinode GMIT

Untuk diketahui bahwa Timpel yang diperhadapkan meliputi :
Ketua : Albinus Kase
Wakil Ketua : Robi Rawis
Sekretaris : Arifin Lete Betty
Wakil Sekretaris : Adrian Ulnang
Bendahara : Defriths Nafie
Wakil Bendahara : Lidya Taosu bersama kurang lebih 50-an Timpel lainnya.